Juli 23, 2012

Apakah Merokok Dapat Membatalkan Puasa ?

Gus Iman | 12:15 AM |

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rohimahulloh Ta’ala pernah ditanyakan : Sebagian orang yang berpuasa yang gemar merokok meyakini bahwa mengisap rokok di bulan Romadzhon bukanlah pembatal puasa karena rokok bukan
termasuk makan dan minum. Bagaimana pendapat Syaikh yang mulia tentang masalah ini?

Beliau rahimahulloh menjawab :
Menurutku, ini adalah pernyataan yang tidak ada usulnya sama sekali. Bahkan sebenarnya rokok termasuk minum (syariba).

(Dalam bahasa Arab) mengisap rokok disebut syariba ad dukhon. Jadi mengisap rokok disebut dengan minum (syariba). Kemudian juga, asap rokok –tanpa diragukan lagi-masuk hingga dalam perut atau dalam tubuh. Dan segala sesuatu yang masuk dalam perut dan dalam tubuh termasuk pembatal puasa, baik yang masuk adalah sesuatu yang bermanfaat atau yang mendatangkan bahaya.

Misalnya seseorang menelan manik-manik, besi atau selainnya (dengan sengaja), maka puasanya batal. Oleh karena itu, tidak disyaratkan sebagai pembatal puasa adalah memakan atau meminum sesuatu yang bermanfaat.

Segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh dianggap sebagai makanan dan minuman. Mereka meyakini bahkan mengenal bahwa mengisap rokok itu disebut (dalam bahasa Arab) syariba (yang artinya = minum), namun mereka tidak menyatakan bahwa rokok adalah pembatal puasa. Sama saja kita katakan bahwa ini jumlahnya satu, namun dia menganggap mustahil ini jumlahnya satu.

Jadi, orang ini ada kesombongan dalam dirinya. Kemudian berkaitan dengan bulan Romadzhon, ini adalah waktu yang tepat bagi orang yang memiliki tekad yang kuat untuk meninggalkan rokok yang jelek dan bisa mendatangkan bahaya.

Waktu ini adalah kesempatan yang baik untuk meninggalkan rokok karena sepanjang siang seseorang harus menahan diri dari hal tersebut. Sedangkan di malam hari, dia bisa menghibur diri dengan hal-hal yang mubah seperti makan, minum, jalan-jalan ke masjid atau berkunjung ke majelis orang sholih.

Untuk meninggalkan kebiasaan merokok, seseorang juga hendaknya menjauhkan diri dari para pecandu rokok yang bisa mempengaruhi dia untuk merokok lagi.

Apabila seorang pecandu rokok setelah sebulan penuh meninggalkan rokoknya (karena moment puasa yang dia lalui), ini bisa menjadi penolong terbesar baginya untuk meninggalkan kebiasaan rokok selamanya, dia bisa meninggalkan rokok tersebut di sisa umurnya.

Bulan Romadzhon inilah kesempatan yang baik. Waktu ini janganlah sampai dilewatkan oleh pecandu rokok untuk meninggalkan kebiasaan rokoknya selamanya.

Dikutip dari Majmu’ Fatawa wa Rosa’il Ibnu‘Utsaimin, Bab Ash Shiyam, 17/148 (Asy Syamilah)

Share

Posted by : Gusari Iman ~ /Muslim. Blog Seputar Hukum-Hukum Islam

Anda sedang membaca artikel tentang: Apakah Merokok Dapat Membatalkan Puasa ? Alhamdulillah anda akhirnya menemukan artikel Apakah Merokok Dapat Membatalkan Puasa ? ini dengan url " http://ari-alwaikewaki.blogspot.com/2012/07/apakah-merok-dapat-membatalkan-puasa.html Anda boleh menyebar luaskan atau mengcopy pastenya jika artikel Apakah Merokok Dapat Membatalkan Puasa ? ini sangat bermanfaat buat Anda dan teman-teman anda, namun jangan lupa untuk mencantumkan sumber atau link Apakah Merokok Dapat Membatalkan Puasa ? sebagai sumbernya, (link atau sember asal di akhir artikel ini. Perlu di ketahui bahwa 'Semua artikel yang ada disitus ini kebanyakan ana ambil dari sumber yang lain sebagai bahan baca'an harian ana.' Jangan lupa untuk membaca artikel yang terkait di bawah ini! Syukron atas kunjungannya.

0 Komentar:

Pengikut

LANGGAN ARTIKEL

Masukan Email Sobat di sini untuk berlengganan artikel dari kami, setiap artikel yang di terbitkan dari "Muslim" akan langsung terupdate ke email sobat. :

Delivered by: Muslim


  © Copyright, Muslim by: Gusari Usman, Syukron Atas Kunjungannya!

Back to TOP